Daerah  

Gelar Silaturahmi di Istana Maimun Medan, FKN Sumut Tegaskan Komitmen Rajut Kebhinekaan Menuju Indonesia Emas 2045

Medan – Truthpost.id

Semangat persatuan dalam keberagaman kembali menggelora di Kota Medan. Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Keberagaman Nusantara (FKN) Sumatera Utara menggelar rapat pertemuan sekaligus silaturahmi akbar pengurus di pendopo bersejarah Istana Maimun, Medan, Rabu (1/10).



Pertemuan yang penuh dengan nuansa kekeluargaan dan kebangsaan tersebut dihadiri langsung oleh 23 paguyuban kesukuan, tokoh lintas agama, pemuka adat, dan tokoh masyarakat se-Sumatera Utara. Kehadiran puluhan paguyuban ini menjadi bukti nyata bahwa FKN telah menjadi rumah besar bagi seluruh elemen keberagaman di Sumut.



Ketua DPW FKN Sumatera Utara, Tuanku Sultan Deli XIV Lamanjiji Perkasa Alamsyah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pertemuan silaturahmi ini memiliki makna yang sangat strategis. Selain untuk menjalin dan mempererat tali persaudaraan serta kebersamaan antar pengurus, forum ini juga menjadi wadah untuk berdiskusi, bertukar pikiran, dan merumuskan program kerja DPW FKN Sumut yang lebih konkret dan berdampak untuk ke depan.



“Silaturahmi ini adalah fondasi kita. Kita ingin FKN Sumut tidak hanya ada secara struktur, tetapi hadir dengan kerja nyata untuk merajut persaudaraan di tengah keberagaman yang ada di Sumatera Utara,” ujar Tuanku Sultan Deli di hadapan para pengurus.



Sementara itu, Ketua Dewan Pembina DPW FKN Sumut, H. Ruslan, S.H., dalam sambutannya menjelaskan latar belakang dan tujuan mulia dibentuknya Forum Keberagaman Nusantara. Menurutnya, FKN hadir sebagai sebuah ikhtiar kebangsaan dalam merajut kebhinekaan atau keberagaman suku, budaya, dan agama yang ada di tanah air.



Ia menegaskan, FKN dibentuk atas dasar kepedulian yang mendalam untuk meredam potensi konflik sosial, etnis, dan agama yang dapat memecah belah bangsa. Visi utamanya adalah menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), merajut toleransi dan kebhinekaan yang kokoh.



“FKN mengusung semangat: Beragam, Bersatu, Berdaya untuk Indonesia Raya dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. FKN ini pertama kali diluncurkan di Kota Medan pada tanggal 11 Mei 2024 dan kemudian dideklarasikan secara nasional di Kesultanan Ternate, Maluku Utara pada Oktober 2025 atas inisiatif Ketua DPP JBMI H. Arif R. Marbun, S.E., yang sekaligus saat ini menjabat sebagai Ketua Umum DPP FKN,” ujar H. Ruslan.



Suasana pertemuan di Istana Maimun berlangsung sangat hangat dan penuh keakraban. Hadir dalam pertemuan silaturahmi tersebut sejumlah tokoh-tokoh penting, di antaranya Tuanku Sultan Deli Lamanjiji Perkasa Alamsyah, Ketua DPP PMS Mbelin Brahmana, Ketum PB Pendawa Indonesia H. Ruslan, Pengurus DPP HBB, Pujakesuma Sumut M. Dayan, Ketua BM3 Farianda P. Sinik, Ketua Paguyuban Pasundan, Ketua Walubi Sumut Bunda Ayen, Ketua FKUB Sumut H. M. Hatta, Keluarga Besar Makassar/Sulawesi, Warga Ambon, Ketua JBMI Sumut Aripay Tambunan, Nabari Ginting, Paguyuban Banten, Bali, NTT, Khonghucu, Muslim Linggaw, PB GAMI, Pemuda Siliwangi, Dewan Adat Raja Angkola Sipirok, Keluarga Tapanuli Tengah, Prof. Dr. Dadan R, KKSS, Kesultanan Serdang T. Ahmad Talaa, Ketua Sasak Lombok Makatani, Maluku Bersatu, PGI Sumut, Sekjen FKN Sumut Taufik Srg., para pemuka agama, dan tokoh masyarakat Sumatera Utara lainnya.



Kehadiran 23 paguyuban kesukuan dalam satu forum di Istana Maimun ini menjadi simbol kuat bahwa Sumatera Utara adalah miniatur Indonesia yang beragam namun tetap bersatu. Melalui FKN, seluruh elemen sepakat untuk terus menjaga toleransi, memperkuat dialog antar budaya, dan bersama-sama berkontribusi untuk mewujudkan Sumatera Utara yang rukun dan Indonesia yang berdaulat dan maju.(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *